Assalamu'alaikum wr. wb
Salam Wow,
Apa kabar teman-teman ? Semoga selalu dalam keadaan baik ya,
Pastikan Emai Anda terdaftar di feed burner blog ini.
"Asuransi, wah penipu ? tukang bohong tuuuh, pasti cliemnya gak di bayar, Jangan mau pasti rugi, tanda tangannya di atas puser ?" . Ungkapan ini sering keluar dari orang yang belum mengerti secara utuh tentang Asuransi.
Kita tidak membahas tentang apa itu Asuransi secara mendalam. Asuransi kini telah berkembang dengan adanya Unit Link, Konsep Proteksi, Tabungan dan Investasi menjadi satu dalam sebuah polis. Satu polis untuk satu jiwa.
Pentingkah Asuransi ? Ya sangat penting, karena Asuransi bisa membantu secara finansial kehidupan keluarga yang di tinggal atau bahkan unit link bisa untuk dana pensiun. Banyak kegunaannya seperti yang pernah saya sampaikan.
Bagi orang yang super kaya apa butuh asuransi ? Ya mereka butuh asuransi, coba tanyakan jika ia sakit mau gunakan uang asuransi atau uang kas perusahaannya ? jelas pilih asuransi bukan. Anda membutuhkan seorang Agen Asuransi Pribadi, yang suatu saat bisa membantu Anda. Agen yang menyebalkan mungkin menurut Anda, karena sering mengontak Anda agar bisa bertemu dengan Anda, atau bahkan jika Agen lewat sebagian orang bersembunyi di bawah meja.Mungkin ada yang menyatakan "Kesal saya melihat Anda terus menawarkan hal yang sama, Asuransi dan Asuransi, apa tidak bisa dihapus dari list Anda nama saya,katanya, jawab Agen Asuransi, "Boleh saja, asalkan Anda minta ijin malaikat maut untuk tidak masuk list daftar kematian Anda".
Sobat seorang Agen yang memang berniat membantu Anda dari kebangkrutan akibat penyakit kritis yang hadir secara tiba-tiba.
Semua orang butuh Asuransi. Jika Anda belum memiliki. WASPADALAH !!!
Ini adalah Fakta,
Berapa banyak orang tidak mampu membayar masuk rumah sakit karena harus DP terlebih dahulu ?
Berapa nyawa terabaikan hanya karena uang?
Tulisan ini agar Anda mendapatkan informasi yang utuh.
Semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum wr. wb
Pungky
08128616601/021-32414569

Tidak ada komentar:
Posting Komentar